Jadi ceritanya kemarin habis nganterin nyonya besar ke pasar
induk Brebes, awalnya sih nolak, itu pasti. tapi sebagai mama’s boy yang baik
akhirnya nurut juga. Bukan yang pertama memang nganterin nyonya besar ke pasar
dan biasanya ngga pernah ikutan masuk ke dalam pasar, mentok-mentoknya ya
nungguin di parkiran. Tapi kemarin nggak kaya biasanya saya ikutan masuk
kedalam mengawal nyonya besar berburu bumbu dapur dan sanak familinya. Bayangan
saya siapa tau aja ketemu cewe sejenis nozomi sasaki di dalam sonoh terus
kenalan, terus pacaran, terus nikah, terus.. oke skip! saya sudah terlalu jauh keracunan
cerita FTV. And then.. here we go.. welcome to the jungle and.. dafuq! Bayangan
saya melenceng jauh, saya nggak nemu satu ekorpun cewe yang memper sama nozomi
sasaki. Sebenernya sih ketemu banyak banget cewe di dalem pasar tapi ya gitu,
dari masa lampau semua. separuh baya, bahkan ada sebagian yang nggak separuh
lagi tapi sepenuhnya baya. Tua-tua cuy!
Emang iya, nggak mungkin juga nozomi sasaki mau blusukan
mejeng kaya jokowi di pasar induk, imajinasi saya saja yang nihil kontrol kaya
biasa. Tapi bagian serunya adalah di pasar induk saya nemuin berbagai variasi
ekspresi wajah, bermacam pola garis urat di wajah, dialog-dialog yang keren
antara pembeli dan penjual, bau-bauan yang ngeblend, dan bapak-bapak tukang
becak yang antusias diskusi mecahin kode-kode dari kertas togel, Epic. Terus..ngga
ada yang pake celana gemes. Yoi, nggak ada cabe-cabean adanya cabe-cabe beneran.
nggak ada yang autis sama gadgetnya, nggak ada yang sibuk selfie-selfie nggak
jelas dipojokan, nggak ada juga wajah-wajah belagu yang ngalungin DSLR di
lehernya, dan yang paling penting nggak ada yang pacaran. Yes! Bener-bener
refreshing dan maksimal ngerangsang inspirasi berontak keluar. Pasar induk adalah
sumber inspirasi yang nggak berbatas man! Ide-ide liar tercecer di sana-sini,
buat yang suka bikin film, bikin lagu atau bikin puisi, sesekali semedilah di
pasar induk. Oh iya termasuk juga yang lagi stuck bikin skripsi boleh dicoba
cari ide di pasar induk sob, ehem.. (Halo yoyok, ustad, andi. skripsi sampe
mana? :D) Finally, Hail Pasar induk! Hail fighter Mothers!
Chek sob, oleh-oleh dari pasar induk Brebes J
Gadis-gadis muda
dari gerbang mesin waktu
Tak trendy karena
lampau ditinggal trend
koloni kampung
laba-laba sesaki langit berkayu nan berpipa
Obrolan surga dan
neraka di tengah amunisi berjejal menggunung mengubur badan
Mereka bisa melihat
catatan mungkin dosa mungkin pahala di tangan para malaikatnya
Selamat datang kumpulan
tulang belakang dan potongan kepala
berkaki raksasa
berkumpul bergumul dengan kode simbol angka-angka berTuhan
Dimana kalian sembunyikan
gadis dari televisiku?
Di sini di lautan
tanpa serigala dari cerita gadis berkerudung
Di sini di hutan
rimba tanpa putri duyung dari cerita bajak laut
Seribu sudut aroma
kreasi labirin di tengah labirin dengan ilusi sinar senja
Jalan keluar hanya
pada Berhala yang mereka puja