Kamis, 09 Januari 2014

Di Pasar Induk

       Jadi ceritanya kemarin habis nganterin nyonya besar ke pasar induk Brebes, awalnya sih nolak, itu pasti. tapi sebagai mama’s boy yang baik akhirnya nurut juga. Bukan yang pertama memang nganterin nyonya besar ke pasar dan biasanya ngga pernah ikutan masuk ke dalam pasar, mentok-mentoknya ya nungguin di parkiran. Tapi kemarin nggak kaya biasanya saya ikutan masuk kedalam mengawal nyonya besar berburu bumbu dapur dan sanak familinya. Bayangan saya siapa tau aja ketemu cewe sejenis nozomi sasaki di dalam sonoh terus kenalan, terus pacaran, terus nikah, terus.. oke skip! saya sudah terlalu jauh keracunan cerita FTV. And then.. here we go.. welcome to the jungle and.. dafuq! Bayangan saya melenceng jauh, saya nggak nemu satu ekorpun cewe yang memper sama nozomi sasaki. Sebenernya sih ketemu banyak banget cewe di dalem pasar tapi ya gitu, dari masa lampau semua. separuh baya, bahkan ada sebagian yang nggak separuh lagi tapi sepenuhnya baya. Tua-tua cuy!
     Emang iya, nggak mungkin juga nozomi sasaki mau blusukan mejeng kaya jokowi di pasar induk, imajinasi saya saja yang nihil kontrol kaya biasa. Tapi bagian serunya adalah di pasar induk saya nemuin berbagai variasi ekspresi wajah, bermacam pola garis urat di wajah, dialog-dialog yang keren antara pembeli dan penjual, bau-bauan yang ngeblend, dan bapak-bapak tukang becak yang antusias diskusi mecahin kode-kode dari kertas togel, Epic. Terus..ngga ada yang pake celana gemes. Yoi, nggak ada cabe-cabean adanya cabe-cabe beneran. nggak ada yang autis sama gadgetnya, nggak ada yang sibuk selfie-selfie nggak jelas dipojokan, nggak ada juga wajah-wajah belagu yang ngalungin DSLR di lehernya, dan yang paling penting nggak ada yang pacaran. Yes! Bener-bener refreshing dan maksimal ngerangsang inspirasi berontak keluar. Pasar induk adalah sumber inspirasi yang nggak berbatas man! Ide-ide liar tercecer di sana-sini, buat yang suka bikin film, bikin lagu atau bikin puisi, sesekali semedilah di pasar induk. Oh iya termasuk juga yang lagi stuck bikin skripsi boleh dicoba cari ide di pasar induk sob, ehem.. (Halo yoyok, ustad, andi. skripsi sampe mana? :D) Finally, Hail Pasar induk! Hail fighter Mothers!
 Chek sob, oleh-oleh dari pasar induk Brebes J

Gadis-gadis muda dari gerbang mesin waktu
Tak trendy karena lampau ditinggal trend
koloni kampung laba-laba sesaki langit berkayu nan berpipa
Obrolan surga dan neraka di tengah amunisi berjejal menggunung mengubur badan
Mereka bisa melihat catatan mungkin dosa mungkin pahala di tangan para malaikatnya
Selamat datang kumpulan tulang belakang dan potongan kepala
berkaki raksasa berkumpul bergumul dengan kode simbol angka-angka berTuhan
Dimana kalian sembunyikan gadis dari televisiku?
Di sini di lautan tanpa serigala dari cerita gadis berkerudung
Di sini di hutan rimba tanpa putri duyung dari cerita bajak laut
Seribu sudut aroma kreasi labirin di tengah labirin dengan ilusi sinar senja
Jalan keluar hanya pada Berhala yang mereka puja





2 komentar:

Unknown mengatakan...

Koe ngerti fak rak gap? haha. Sekripsiku lagi tekan tak pikir! hahaha

Fahmi Aziz mengatakan...

wah kemajuan yok!haha