asap ini terlalu berat sayang, sungguh terlalu berat.
percik api sayu pilu memudar.
aku tak bisa hidup di hari ini, langit tertinggi menjepit leherku.
pagi jahanam membuta, aku merasa kegelapan menghianati,
putarkan lebih cepat lagi, aku sudah tak perduli.
besi akan mencair, dendam tak akan terlupa.
ucapkan kata-kata bodoh terakhir, lalu matilah aku !
untuk esok dan setelahnya ajari aku untuk menangis mati lebih cepat.
Nyanyian buih & getsur cahaya bulan. masa itu tak kan pernah pudar sampai tanah yang aku injak ini turun. yang terbaik untuk situasi malam yang sempurna. belajar dari janji yang tak kan pernah membawa manusia kemanapun. ya, akan selalu tangan Tuhan yg memegang kita. untuk kenaifan yang sesaat mengangkat hati. tak berbatas atau tak bermakna?
Dan Kunang-kunang itu akan menemani saat aku sekarat.
Tak sebanyak dulu saat kau berikan kipas kayu mu.
" Jadilah temanku, lalu ucapkanlah selamat tinggal.. " manis menikam ucap mu.
Kotak pandora telah terbuka, di sisi sebelah manapun kau berdiri semua orang hanya akan mati.
Darah kita yang pada akhirnya akan tumpah.
" Berhenti dan berpalinglah, beri aku belas kasihan, aku mengemis padamu, kasihani aku. Darah ini tak mau berhenti mengalir, tolonglah.. "
darahku belum juga habis, jadi biarkan jantungku memompanya lebih lama lagi.
serangga, kecoa berbisik butakan.
berhentilah menungguku menangis untukmu, mungkin sampai nanti kau hapus semua warna pelangi tanpa sisa untukku, saat itu aku akan menangis untukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar