Satu yang seperti itu tak butuh empat puluh lima matahari pagi lagi, panggilan pagi ada di angka lima belas.
Satu dua sujud yang terkenang untuk matahari pagi yang tersisa merubah sekitar menjadi batu,tepikan matahari pagi lain kesepian menunggu di balik bukit memutar.
dua tengah bebatuan yang pura-pura tertidur, jalan dua naik bukit kabut dalam.
Yah jatuh cinta itu biasa saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar